Langkah-langkah dalam Pengembangan Website

pengembangan-websiteWebsite sepatutnya dimiliki oleh setiap perusahaan. Website dapat meningkatkan branding, mengkomunikasikan produk baru, promosi, atau lainnya kepada konsumen, menarik konsumen baru, memberikan support kepada konsumen/pelanggan, dan masih banyak lagi. Pada dasarnya, kepemilikan website bisa dengan 2 cara yakni berbayar & gratis. Mengingat untuk tujuan bisnis, sebaiknya tidak memiliki website dengan bebas biaya. Meski bisa menekan pengeluaran, website gratis terkesan kurang profesional di mata pengunjung karena fitur yang minim, load lambat, dsb. Sebaiknya, perhitungkan website berbayar yang bisa dibuat sendiri atau minta bantuan Perusahan Marketing Digital terpercaya. Apabila ingin hemat biaya, Anda bisa kembangkan website sendiri dengan langkah-langkah sederhana berikut ini:

Analisis

Untuk pertama kalinya, Anda harus memahami kebutuhan website bisnis. Ketika akan membangun website toko online, berarti Anda memerlukan fitur filter & pencarian produk agar konsumen tidak menghabiskan banyak waktu untuk menemukan barang yang dibutuhkan atau diinginkan, fitur keranjang belanja agar konsumen memeriksa kembali barang yang telah dipesan, spesifikasi produk yang memungkinkan konsumen mengetahui detail tentang ukuran, warna, bahan, dsb sehingga dapat meminimalisir pengembalian barang, atau lainnya. Baik website toko online maupun perusahaan, tak lupa menempatkan logo merek pada website. Logo merek menjadi identitas website selain dapat membuat pengunjung selalu ingat dengan bisnis Anda. Fitur tentang kami juga tak boleh luput dari perhatian karena dapat membangun kepercayaan konsumen terhadap website bisnis.

Konsep

Setelah langkah pertama dilakukan, selanjutnya membuat konsep layout website. Selain memperhitungkan tata letak sitemap, content, widget, footer, dsb, pada tahap ini juga Anda bisa mempertimbangkan beberapa aspek berikut:

  • Font yang akan digunakan. Dari sekian banyak jenis font yang ada, sebaiknya pilih jenis font yang bisa menyesuaikan dengan ukuran layar, mudah dibaca, dan ukurannya antara 14px hingga 18px untuk font konten.
  • Warna yang bakal dipilih. Warna, salah satu aspek yang membuat website jadi menarik untuk ditelusuri. Btw, untuk website bisnis kuliner sebaiknya pakai warna oranye atau merah yang dapat menggugah selera makan. Kalau website bisnis otomotif, Anda bisa pilih warna yang agak gelap.

Untuk membuat gambaran website ini, Anda bisa menggunakan Adobe Photoshop atau bisa juga Corel Draw, tergantung mana yang lebih dikuasai.

Coding

Gambar (layout website) yang telah dibuat dengan aplikasi Adobe Photoshop atau Corel Draw sebelumnya akan dipotong-potong kemudian disatukan dengan CSS & bahasa pemprograman. CSS atau Cascading Style Sheet merupakan kode pemprograman yang digunakan untuk mengatur penempatan, warna, tulisan, dsb. Dengan demikian, ketika “memanggil” <h2>…</h2> teks otomatis tercetak tebal dengan huruf & ukuran tertentu. Bahasa pemprograman merupakan instruksi untuk memerintah komputer. Bahasa pemprograman yang biasanya digunakan yakni PHP (bisa dijalankan dengan server Linux), JSP (bisa dijalankan dengan server Java), & ASP (bisa dijalankan dengan server Windows).

Testing

Langkah selanjutnya adalah pengecekan. Apakah fitur-fitur yang ditambahkan bekerja maksimal? Bagaimana dengan loading website, cepat atau tidak? Apakah instruksi dijalankan otomatis? Ketika semuanya bekerja dengan maksimal atau sesuai harapan, tujuan bisa dengan mudah dicapai. Btw, jangan lupa untuk maintenance website agar tetap menjadi website yang SEO friendly yang bertengger di posisi terbaik SERP. Kalau kurang begitu piawai dalam hal ini, silakan gandeng tim dari penyedia jasa SEO & pembuatan website.