Ini Penyebab Analisa Forex Tidak Akurat

Tentunya bukan hal asing dengan istilah analisa dalam perdagangan valas. Analisa adalah satu peranan penting yang harus dilakukan agar bisa membuat trading plan dengan baik. Ada satu aplikasi yang bisa digunakan oleh trader untuk menguji coba hasil analisa yang diperoleh yakni akun demo. Dalam hal ini, perdagangan memakai demo account hanyalah sekadar mainan, jadi modal dan juga hasil baik itu untung maupun rugi yang didapat trader juga merupakan perumpamaan saja. Perlu diketahui bahwa, tidak semua trader mendapat hasil analisa dengan akurat.

analisa-forex-tidak-akurat

Faktanya, banyak dari mereka yang mendapat hasil justru berbalik arah dengan kenyataan. Yang tadinya mengira harga mata uang bakal naik tapi yang terjadi malah turun. Begitu pula sebaliknya, trader percaya bahwa valas bakalan turun tapi kenyataannya menunjukkan bahwa terjadi kenaikan. Anehnya, perihal ini tidak hanya didapat oleh seorang trader pemula tetapi juga yang sudah ahli. Benarkah? Yup, ada beberapa hal yang menjadi latar belakang dari masalah tersebut. Ayo simak uraiannya di bawah ini:

Penguasaan pada analisa masih minim

Terdapat dua jenis analisa yang berbeda dalam investasi valas yaitu teknikal dan fundamental. Analisa teknikal condong menggunakan grafik untuk menganalisis nilai mata uang karena tekniknya melihat dari pergerakan harga dari masa lampau entah itu minggu, bulan, atau bahkan tahun lalu. Sementara analisa fundamental ialah memprediksi dari keadaan ekonomi negara dan cenderung terjun langsung ke lapangan dengan mencari kabar dari media massa. Kedua analisa tersebut memiliki tujuan yang sama yakni untuk mengetahui pergeseran nilai mata uang. Yang membuat trader terkadang tidak tepat dalam analisanya ialah karena pemahaman atau penguasaan terhadap analisa yang dilakukan masih belum mumpuni atau minim. Apalagi, analisa teknikal dan fundamental tidak sama-sama dilakukan sehingga tak bisa menyesuaikan hasil dari kedua analisa. Masalah ini pada umumnya banyak terjadi pada trader pemula terlebih dengan pengalaman yang masih cetek.

Analisis dilakukan dengan gegabah

Terlalu tergesa-gesa dapat pula menyebabkan analisis harga valas menjadi tidak efektif. Dengan kata lain, kegiatan analisa yang terburu-buru kemungkinan hasilnya bisa meleset. Contohnya dalam analisa teknikal yang diprediksi melalui grafik dengan melihat pergerakan harga mata uang di masa sebelumnya, ketika analisis dilakukan dengan tergopoh-gopoh maka bisa saja letak mata uang sedikit bergeser yang tadinya sedikit turun terlihat lurus sehingga hasilnya pun tidak akan sesuai. Trader memang kebanyakan penuh hati-hati dalam analisisnya, tapi tidak menutup kemungkinan trader menjadi gegabah saat ingin mengejar waktu untuk membuka posisi ketika pasar baru buka.

Kondisi fisik kurang mendukung

Kesehatan adalah nikmat dari Tuhan yang paling utama. Dengan tubuh sehat, setiap pekerjaan yang dilakukan akan dapat diselesaikan dengan baik. Namun bila kondisi kesehatan menurun, hal ini tentu dapat mempengaruhi kinerja. Begitu pula dalam investasi valas pada tahap analisa, kegiatan ini cukup menguras pikiran dan tenaga karena harus mampu memprediksi dengan baik dan benar. Keadaan tubuh yang tidak fit, pasti akan mempengaruhi konsentrasi dalam menganalisis sehingga tidak mengherankan jika analisa forex juga tidak akurat bila kondisi fisik kurang mendukung. Ada baiknya memulihkan kesehatan tubuh agar bisa menjalankan rutinitas sebagaimana mestinya, ketimbang memaksakan diri tapi hasilnya kurang baik.

Itulah tiga masalah umum yang sering kali menyebabkan analisis forex menjadi kurang efektif. Agar analisa berikutnya bisa akurat, melakukan evaluasi terhadap analisa yang dilakukan sebelumnya adalah cara yang tepat. Dengan demikian bisa mengubah strategi analisa menjadi lebih baik. Ingat, bila trading tanpa analisa kecil kemungkinan untuk bisa membuat perencanaan trading dengan benar, seperti kapan harus membuka atau menutup posisi.